Sabtu, 05 Juni 2010

Ritus Servandus bab 5 dari 14 -terjemahan

bab 5


V. Kolekta (Persembahan)


1. Ketika madah Gloria in cxcelsis dikumandangkan, ataupun tidak, Selebran mencium Altar dengan tangan terbuka seperti yang telah dipaparkan diatas. Kemudian dengan dua tangan terkatup didepan dada, dan dengan mata menunduk melihat kebawah, ia berbalik mengadap umat dari kiri ke kanan dengan tangan terus terkatup didepan dada seperti sebelumnya, dan berkata dengan dengan jelas:
Dominus vobiscum
(Atau, jika uskup: Pax vobis ( yang diucapkan ditempat) ketika lagu Kemuliaan dinyanyikan)

Pelayan menjawab: Et cum spiritu tuo
Kemudian, dengan tangan terkatup seperti sebelumnya, imam berbalik dengan cara yang sama menghadap Missal, merentangkan tangan, dan mengatupkannya kembali didepan dada, membungkuk ke Salib dan berkata: Oremus

Kemudian imam merentangkan tangan di depan dada (dengan jari-jari rapat), dan mengucapkan Oratio.

Ketika imam mengatakan Per Dominum nostrum, kedua tangannya mengatup dan tetap demikian sampai akhir.
Apabila Oratio ditutup dengan Qui tecum or Qui vivis, imam baru mengatupkan tangan ketika mengatakan in unitate.


2. Selama Oratio, atau bagian manapun dalam Missa, saat mengucapkan nama YESUS atau MARIA, atau menyebut nama seorang Santo atau Yang Terberkati untuk mengenang jasanya, atau menyebut nama Bapa Suci, Imam menundukkan kepala.

Jika lebih dari satu Kolekta diucapkan, cara yang sama harus dilakukan: yaitu mengenai suara, merentangkan tangan, dan menundukkan kepala.


3. Jika Altar menghadap umat, imam tidak membelakangi Altar ketika mengatakan: Dominus vobiscum, Orate, fratres, Ite, missa est atau ketika memberi berkat, tetapi mencium bagian tengah Altar, lalu membuka tangan dan mengatupkannya kembali seperti diatas, menghadap umat menyapa mereka dan memberi berkat.


4. Ketika kata-kata Flectamus genua, Levate diucapkan dalam Misa, imam, setelah menyelesaikan Kyrie di tengah Altar, kembali ke sudut Epistola, dimana ia berdiri di depan Kitab Suci, merentangkan tangan lalu mengatupkannya kembali didepan dada, dengan kepala menunduk, mengatakan Oremus, dan kemudan Flectamus genua, dan di tempat yang sama, dengan tangan terulur dan terkatup, ia berpegangan pada altar, imam berlutut dan berdoa sesaat dalam keheningan. Kemudian ia mengucap: Levate, berdiri, dengan tangan terentang, lalu mengucapkan Oratio.
Imam membaca bacaan selanjutnya dengan cara yang sama, seperti yang terdapat pada Epistola, dibawah ini


5. Dalam Misa Meriah (solemn), ketika Dominus vobiscum dan Oratio diucapkan, Diakon dan Sub-diakon berdiri dibelakang imam.
Flectamus genua dan Levate dinyanyikan oleh Dakon.
Imam dan semua yang lain berlutut dan berdoa seperti dijelaskan diatas.
Diakon menyanyikan Flectamus genua sebelum ia berlutut dan Levate sebelum ia berdiri.

0 komentar:

Poskan Komentar

Selamat datang, silahkan post komentar atau saran Anda.
Komentar anti Katolik akan saya delete. Trims.
PS: gunakan pilihan Name/Url bila kesulitan menggunakan account.